Ads 468x60px

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 12 Januari 2012

Mancini Bersitegang dengan Gerrard

Manajer Manchester City, Roberto Mancini, bersitegang dengan kapten Liverpool, Steven Gerrard, di lorong menuju ruang ganti usai kedua tim bertemu pada leg pertama semifinal Piala Carling dini hari tadi, Kamis 12 Januari 2012.

Insiden yang terjadi di lorong Stadion Etihad itu bermula ketika Mancini melakukan protes terhadap wasit atas tekel dua kaki yang dilakukan bek Liverpool Glen Johnson terhadap pemain ManCity, Joleon Lescott, di babak kedua.

Mancini menilai Johnson seharusnya mendapat kartu merah, sama seperti yang didapat Vincent Kompany saat ManCity melawan Manchester United di putaran ketiga Piala FA, akhir pekan lalu. Saat itu Kompany melakukan tekel dua kaki ke arah Luis Nani, sama seperti yang dilakukan Johnson terhadap Lescott.

Gerrard kemudian kesal dengan tindakan Mancini yang coba melakukan protes keras ke wasit Lee Mason. Keduanya pun sempat bersitegang di lorong Stadion Etihad meski tidak berlangsung lama.

"Saya terkejut dengan sikap Mancini. Minggu lalu dia menuduh Wayne Rooney menghasut wasit untuk mengusir Kompany. Dan sekarang dia melakukan hal yang sama. Menurut saya itu tekel yang bagus, tak pantas mendapat kartu merah," ujar Gerrard usai pertandingan seperti dikutip dari The Sun.

Mancini sendiri berusaha tidak menggubris tindakan Gerrard. "Itu tekel yang lebih buruk dari yang dilakukan Kompany saat lawan MU. Gerrard mendatangi saya dan bilang 'kamu bilang seperti ini?', tapi itu tidak penting. Gerrard bisa mengatakan apa yang dia inginkan, tidak masalah. Saya berbicara sesuai pemikiran saya," pungkasnya.

Liverpool sendiri berhasil memenangkan pertandingan leg pertama berkat gol penalti Gerrard pada menit ke-13. Kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua di Anfield, 25 Januari mendatang.
Reade more >>

Kuyt Terancam Dibuang Liverpool

Penyerang Liverpool, Dirk Kuyt terancam ditendang dari Anfield. Peluang ini semakin terbuka setelah klub raksasa Turki, Galatasaray siap menampung penyerang berusia 31 tahun ini.

Dilansir Daily Mail, Kamis 12 Januari 2012, Galatasaray siap mengucurkan dana sebesar 8 juta poundsterling atau sekira Rp113 miliar untuk memboyong Kuyt ke Türk Telekom Arena, markas Galatasaray.

Liverpool tentu akan mempertimbangkan tawaran itu. Pasalnya, kontrak Kuyt bersama The Reds, tinggal menyisakan waktu 18 bulan. Kuyt didatangkan Liverpool pada 2006 silam dari klub Eredivisie atau Liga Belanda, Feyenoord.

Bersama Liverpool di berbagai kompetisi, Kuyt telah tampil di 259 laga dengan torehan 67 gol. Sedangkan bersama timnas Belanda, Kuyt telah tampil di 84 pertandingan dengan torehan 24 gol.
Reade more >>

Mancini Desak Suarez Minta Maaf

Manajer Manchester City, Roberto Mancini menganggap striker Liverpool, Luis Suarez bukanlah seorang rasis. Namun Mancini berharap pemain internasional Uruguay itu berbesar hati mengakui kesalahan yang telah ia lakukan.

Suarez saat ini menjalani larangan tampil di delapan laga Liverpool setelah dinyatakan bersalah melakukan tindakan rasis terhadap bek Manchester United, Patrick Evra beberapa waktu lalu.

"Saya tidak menganggap Suarez seorang rasis. Tapi memang dia telah melakukan kesalahan," ujar Mancini seperti dikutip dari Mirror Football, Kamis, 12 Januari 2012.

"Terkadang Anda melakukan yang sebenarnya tidak ingin Anda lakukan di atas lapangan. Karena Anda merasa gugup dan sulit berpikir ketika berlaga. Oleh karenanya penting untuk mengatakan: Saya menyesal telah berbuat kesalahan dan saya meminta maaf," tambah pelatih berusia 47 tahun itu.

Mancini yang merupakan mantan pemain Sampdoria, Lazio dan timnas Italia ini menyadari bagaimana komentar panas dapat dengan mudah terlontar dari mulut pemain kala laga berlangsung sengit.

Apalagi mayoritas para pemain adalah pemain muda yang emosinya kerap mudah terpancing. "Di lapangan, apa pun bisa terjadi karena Anda tidak berpikir, karena Anda lelah, karena Anda bodoh ketika Anda masih muda," lanjut pelatih berusia 47 tahun itu.
Reade more >>